JAKARTA - Bunga telang tidak hanya cantik sebagai hiasan, tetapi juga kaya manfaat bagi tubuh.
Kelopak biru ini bisa diolah menjadi aneka hidangan menarik mulai dari minuman hingga makanan utama. Dengan cara pengolahan yang tepat, warna dan nutrisi bunga telang dapat tersaji optimal di meja makan.
Teh Herbal Bunga Telang yang Menyegarkan
Teh bunga telang menjadi minuman populer karena warna birunya yang memikat dan kandungan antioksidan. Untuk membuat teh, gunakan 5-10 kuntum bunga telang segar atau kering dan tuangkan 250 ml air panas.
Tambahkan madu atau gula batu sesuai selera, serta opsional irisan jeruk nipis, lemon, atau batang serai yang sudah dimemarkan.
Rebus serai bersama air untuk mengeluarkan aroma hangat yang menenangkan tenggorokan. Masukkan bunga telang ke dalam gelas atau poci, tuangkan air panas, dan biarkan 5-10 menit hingga air berubah menjadi biru pekat.
Saring ampas bunga dan serai, lalu tambahkan pemanis dan perasan jeruk nipis agar warna teh berubah ungu cantik karena perubahan pH.
Sajikan teh hangat saat cuaca dingin atau tambahkan es batu untuk minuman segar di siang hari. Teh ini tidak hanya memikat mata, tetapi juga memberi efek menenangkan dan menyegarkan tubuh. Variasi penyajian membuat minuman bunga telang fleksibel sesuai kebutuhan dan selera.
Nasi Kerabu Bunga Telang yang Cantik
Nasi kerabu memanfaatkan warna biru bunga telang untuk tampilan yang menarik. Rendam 15-20 kuntum bunga telang segar atau 2 sendok makan bunga kering dengan 100 ml air panas hingga warnanya keluar maksimal. Saring air bunga telang dan gunakan untuk merendam beras yang sudah dicuci bersih sebelum dimasak.
Tambahkan air biasa hingga sesuai takaran memasak nasi, lalu masukkan serai geprek, daun jeruk, daun pandan, dan sedikit garam untuk aroma menggugah selera. Masak nasi menggunakan rice cooker hingga matang dan pulen, kemudian buang rempah daun.
Sajikan nasi kerabu dengan lauk-pauk seperti irisan kacang panjang, tauge, kol, sambal kelapa, telur asin, ayam goreng, dan kerupuk untuk pengalaman makan yang autentik.
Nasi biru ini memadukan keindahan visual dan rasa yang segar. Proses pengolahan sederhana namun memberi hasil warna merata pada butiran nasi. Kreasi ini menunjukkan bunga telang bisa diaplikasikan pada hidangan pokok sekaligus menambah nilai estetika dan nutrisi.
Roti Kukus Bunga Telang Khas Pontianak
Roti kukus Pontianak menjadi salah satu cara kreatif memanfaatkan bunga telang dalam kue. Campurkan tepung terigu, gula, dan ragi instan dalam wadah besar, lalu tuangkan air bunga telang sedikit demi sedikit sambil diuleni. Masukkan mentega dan garam, uleni hingga adonan kalis dan elastis.
Bulatkan adonan, tutup dengan kain lembap, dan diamkan 45-60 menit hingga mengembang dua kali lipat. Kempiskan adonan, bagi menjadi beberapa bagian, bentuk bulat lonjong, dan diamkan 15-20 menit sebelum dikukus. Kukus adonan 10-12 menit menggunakan api sedang, lalu belah dan olesi dengan margarin serta selai srikaya.
Roti kukus bunga telang memberikan tekstur lembut dan aroma harum khas Pontianak. Warna biru yang alami menjadikan roti lebih menarik dan menggugah selera. Sajian ini ideal sebagai sarapan atau camilan sehat yang kaya visual dan gizi.
Manfaat Kesehatan Bunga Telang
Selain keindahan warna, bunga telang kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif. Kandungan ini membantu menjaga kesehatan mata, mengurangi peradangan, dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Mengonsumsi bunga telang dalam bentuk teh, nasi, atau roti membantu tubuh mendapatkan manfaat nutrisi sekaligus menikmati hidangan menarik.
Bunga telang juga dipercaya membantu meningkatkan sirkulasi darah dan menenangkan pikiran. Kombinasi rasa dan warna membuat hidangan lebih menyenangkan untuk dikonsumsi setiap hari. Dengan berbagai cara pengolahan, bunga telang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan kreatif.
Tips Mengolah Bunga Telang Agar Optimal
Gunakan bunga telang segar yang dicuci bersih atau kering yang masih berkualitas. Perhatikan suhu air saat merendam agar kandungan nutrisi tetap terjaga, terutama untuk pembuatan roti agar ragi tidak mati. Padukan dengan bahan lain seperti lemon, serai, atau makanan berlemak untuk meningkatkan penyerapan zat gizi.
Saring ampas bunga setelah merendam untuk mendapatkan warna dan rasa yang bersih pada hidangan. Eksperimen dengan jumlah bunga dan bahan tambahan membantu menyesuaikan intensitas warna dan aroma. Kreativitas dalam penyajian memastikan hidangan tetap menarik, sehat, dan kaya manfaat.
Mengolah bunga telang menjadi teh, nasi, roti, atau kreasi lainnya menunjukkan fleksibilitas bahan alami ini. Warna biru yang menawan, rasa yang lembut, dan manfaat kesehatan menjadikannya pilihan ideal untuk inovasi kuliner. Dengan panduan yang tepat, siapa pun bisa menghadirkan hidangan indah dan bergizi di rumah.