PLTS Atap Dorong Efisiensi Energi dan Keberlanjutan Industri Kesehatan

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:17:31 WIB
PLTS Atap Dorong Efisiensi Energi dan Keberlanjutan Industri Kesehatan

JAKARTA - Industri kesehatan global menghadapi tuntutan ganda antara memenuhi kebutuhan pasar dan menjaga keberlanjutan lingkungan. 

Selain fokus pada kualitas dan keamanan produk, pengelolaan emisi operasional kini menjadi perhatian utama. Perusahaan kesehatan dituntut menerapkan standar yang lebih bertanggung jawab seiring meningkatnya kesadaran terhadap perubahan iklim.

Kebutuhan produk kesehatan yang terus meningkat mendorong aktivitas produksi yang lebih intensif. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan konsumsi energi dan jejak karbon operasional. Oleh karena itu, strategi efisiensi energi menjadi langkah penting bagi pelaku industri.

Dalam konteks ini, pemanfaatan energi terbarukan dinilai sebagai solusi yang relevan. Langkah tersebut tidak hanya menekan emisi, tetapi juga memperkuat ketahanan operasional. Inisiatif ini selaras dengan tren global menuju ekonomi rendah karbon.

Peresmian PLTS Atap di Fasilitas Produksi

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, Haleon meresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap di fasilitas produksinya. Lokasi produksi ini berada di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur. Fasilitas tersebut memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik dan regional.

Direktur Pulogadung Site Haleon Indonesia, Suwandi Yulia Putra, menyampaikan bahwa fasilitas ini mendukung pasokan produk ke Asia Tenggara. Ia menegaskan bahwa operasional pabrik tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga keberlanjutan. Langkah ini memperkuat posisi fasilitas sebagai bagian penting dari jaringan global perusahaan.

Ia juga menambahkan bahwa fasilitas tersebut masuk dalam cetak biru keberlanjutan global Haleon. Operasional PLTS Atap menjadi simbol penerjemahan komitmen global ke tingkat lokal. Pendekatan ini memastikan keberlanjutan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Kapasitas dan Dampak Lingkungan

PLTS Atap yang dioperasikan memiliki kapasitas terpasang sebesar 416,97 kWp. Sistem ini diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 577.647 kWh energi hijau setiap tahun. Produksi energi tersebut langsung digunakan untuk mendukung proses manufaktur.

Pemanfaatan energi surya ini memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan emisi. Sistem tersebut berpotensi menekan lebih dari 449 ton emisi karbon ekuivalen setiap tahun. Dampak ini setara dengan kemampuan penyerapan karbon ribuan pohon dalam satu tahun.

Energi bersih yang dihasilkan dimanfaatkan langsung untuk proses produksi produk kesehatan. Produk tersebut ditujukan bagi pasar lokal maupun kawasan regional. Dengan demikian, keberlanjutan menjadi bagian dari rantai nilai produk.

Aksi Nyata Dekarbonisasi Operasional

Suwandi menegaskan bahwa pengoperasian PLTS Atap merupakan wujud nyata komitmen dekarbonisasi perusahaan. Langkah ini disebut sebagai tonggak penting dalam perjalanan pengurangan emisi. Inisiatif tersebut memperkuat konsistensi antara strategi global dan implementasi lapangan.

Ia menyampaikan bahwa PLTS Atap pertama di Indonesia memberikan kontribusi nyata terhadap pengurangan emisi karbon. Selain itu, operasional ini memperkuat peran perusahaan dalam transisi energi bersih. Pendekatan ini juga meningkatkan efisiensi jangka panjang.

Dekarbonisasi operasional dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Penggunaan energi terbarukan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Hal ini menciptakan model operasional yang lebih tangguh.

Kolaborasi dan Prospek Jangka Panjang

Proyek PLTS Atap ini direalisasikan melalui kolaborasi dengan SUN Energy. Perusahaan tersebut berfokus pada pengembangan solusi energi surya untuk sektor industri dan komersial. Kolaborasi ini mendukung implementasi teknologi energi bersih secara optimal.

CEO SUN Energy, Jefferson Kuesar, menyampaikan bahwa industri kesehatan memiliki standar operasional yang ketat. Ia menegaskan kesiapan menjadi mitra strategis dalam membangun produksi rendah emisi. Pendekatan ini diarahkan pada keberlanjutan jangka panjang.

Menurutnya, inisiatif ini menjadi langkah penting bagi Haleon dalam memperkuat standar operasional hijau. SUN Energy melihat sektor kesehatan memiliki potensi besar mempercepat adopsi energi bersih. Hal ini sejalan dengan meningkatnya permintaan produk kesehatan yang diproduksi secara berkelanjutan.

Haleon sendiri merupakan perusahaan kesehatan konsumen global. Perusahaan ini menaungi berbagai merek produk kesehatan yang dikenal luas. Dengan pendekatan ini, keberlanjutan menjadi fondasi pertumbuhan bisnis ke depan.

Terkini