Update Harga Sembako Palembang Hari Ini, Strategi Belanja Agar Lebih Hemat

Senin, 26 Januari 2026 | 14:26:31 WIB
Update Harga Sembako Palembang Hari Ini, Strategi Belanja Agar Lebih Hemat

JAKARTA - Harga kebutuhan pokok di Palembang menunjukkan tren naik seiring mendekatnya bulan Ramadhan. 

Pasokan barang yang terbatas dan permintaan masyarakat yang meningkat menjadi faktor utama kenaikan harga. Dengan memahami pergerakan harga, masyarakat bisa menyesuaikan anggaran belanja agar tetap hemat dan efisien.

Sejumlah komoditas mengalami kenaikan signifikan. Contohnya, cabai merah keriting dijual di Rp 30.000 per kilogram. Kenaikan ini menjadi perhatian bagi pedagang maupun konsumen yang ingin tetap mengelola pengeluaran sehari-hari.

Selain cabai, komoditas lain seperti bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan. Bawang merah dipasarkan di Rp 40.000 per kilogram dan bawang putih Rp 35.000 per kilogram. Perubahan harga ini mencerminkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar lokal.

Harga Beras dan Gula Pasir

Beras tetap menjadi kebutuhan pokok utama masyarakat Palembang. Untuk beras medium, harga saat ini mencapai Rp 13.000 per kilogram. Sedangkan beras premium dijual sedikit lebih tinggi, yaitu Rp 15.000 per kilogram.

Gula pasir juga mengalami penyesuaian harga. Gula curah maupun kemasan sama-sama berada di Rp 18.000 per kilogram. Pergerakan harga gula ini dipengaruhi oleh distribusi dari produsen dan permintaan konsumen menjelang momen konsumsi tinggi.

Kenaikan harga beras dan gula menjadi perhatian bagi keluarga yang menyiapkan persediaan bulanan. Memahami harga harian memungkinkan pembeli untuk menyiapkan strategi belanja lebih cermat. Dengan begitu, kebutuhan pokok tetap terpenuhi tanpa membebani anggaran.

Minyak Goreng, Tepung, dan Protein Hewani

Minyak goreng curah maupun kemasan dijual seharga Rp 19.000 per liter atau kilogram. Harganya tetap stabil, namun kenaikan dari minggu sebelumnya masih dapat dirasakan masyarakat. Minyak goreng menjadi salah satu bahan pokok yang paling dicari di pasar tradisional maupun modern.

Tepung terigu dijual di Rp 13.000 per kilogram. Ketersediaannya cukup baik, namun fluktuasi harga dapat terjadi jika permintaan meningkat tajam. Sementara itu, daging sapi dijual di Rp 140.000 per kilogram dan daging ayam ras Rp 35.000 per kilogram, menunjukkan perbedaan harga yang cukup signifikan antara jenis protein hewani.

Telur ayam ras menjadi salah satu sumber protein yang harganya mencapai Rp 27.000 per kilogram. Perubahan harga protein hewani ini berdampak langsung pada biaya memasak sehari-hari, terutama bagi keluarga yang mengandalkan menu berbasis ayam atau telur.

Komoditas Sayur, Cabai, dan Seafood

Sayuran dan cabai menjadi perhatian utama karena harganya mudah berubah. Bawang merah dan putih mengalami kenaikan menjadi Rp 40.000 dan Rp 35.000 per kilogram. Cabai merah keriting dijual di Rp 30.000 per kilogram, sementara cabai rawit mencapai Rp 60.000 per kilogram.

Selain sayur dan cabai, harga burung mencapai Rp 45.000 per kilogram. Udang dijual seharga Rp 85.000 per kilogram dan ikan kembung Rp 35.000 per kilogram. Fluktuasi harga seafood biasanya dipengaruhi oleh hasil tangkapan dan distribusi dari nelayan lokal.

Dengan memahami harga harian komoditas ini, masyarakat dapat memilih bahan yang lebih ekonomis tanpa mengurangi kualitas menu makanan. Perencanaan belanja yang matang membantu mengelola pengeluaran rumah tangga.

Harga Kacang, Mie Instan, dan Kedelai

Kacang juga menjadi komoditas penting di Palembang. Kacang merah dijual Rp 29.000 per kilogram, kacang tanah Rp 25.000 per kilogram, dan kacang hijau Rp 21.000 per kilogram. Kedelai tetap berada di Rp 15.000 per kilogram.

Mie instan menjadi alternatif bahan makanan cepat saji dengan harga terjangkau, yakni Rp 3.000 per bungkus. Ketersediaan produk ini cukup stabil karena permintaan yang tinggi dari masyarakat. Memasukkan mie instan ke dalam daftar belanja membantu menyiapkan stok cadangan keluarga.

Pemahaman harga kacang, kedelai, dan mie instan penting untuk menjaga keseimbangan gizi dan anggaran belanja. Dengan mengetahui harga rata-rata, masyarakat bisa memprioritaskan pembelian sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Tips Belanja Sembako Lebih Hemat

Untuk menghadapi kenaikan harga, masyarakat disarankan membuat daftar kebutuhan sebelum berbelanja. Fokus pada komoditas yang paling dibutuhkan membantu menghindari pengeluaran berlebihan. Perencanaan belanja ini juga membuat stok bahan pokok lebih teratur dan mengurangi risiko kehabisan barang.

Membandingkan harga di pasar tradisional dan modern bisa membantu mendapatkan harga terbaik. Dengan strategi ini, konsumen tetap bisa membeli bahan berkualitas tanpa harus membayar lebih mahal. Hal ini penting terutama menjelang bulan Ramadhan ketika permintaan cenderung meningkat.

Selain itu, menjaga pola belanja rutin dan mencatat perubahan harga setiap hari membantu mengantisipasi fluktuasi pasar. Kesadaran terhadap pergerakan harga membuat keluarga bisa menyesuaikan menu masakan sesuai anggaran. Strategi ini mendukung pengelolaan rumah tangga yang lebih efisien.

Dengan memahami perkembangan harga sembako harian di Palembang, masyarakat dapat merencanakan belanja dengan lebih bijak. Kesadaran akan harga terbaru memungkinkan keluarga tetap memenuhi kebutuhan pokok tanpa membebani anggaran. 

Pengetahuan ini menjadi kunci untuk belanja hemat sekaligus memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Terkini