Bank Jago mencatat lonjakan penggunaan fitur Kantong Bersama di aplikasi mereka.

Jumat, 30 Januari 2026 | 15:02:41 WIB
Bank Jago Catat Gen Z dan Milenial Pimpin Penggunaan Kantong Bersama

JAKARTA - Bank Jago mencatat lonjakan penggunaan fitur Kantong Bersama di aplikasi mereka. 

Pertumbuhan pengguna fitur ini mencapai 87% secara tahunan hingga akhir 2025. Dominasi pengguna datang dari generasi Z dan milenial yang berusia 20–34 tahun.

Sebanyak 25% pengguna berada di usia 20–24 tahun, 41% berusia 25–29 tahun, dan 20% berada di rentang 30–34 tahun. Data ini menunjukkan bahwa fitur digital banking semakin diminati generasi muda. Popularitas Kantong Bersama mencerminkan pergeseran perilaku finansial ke arah pengelolaan uang yang lebih kolektif.

Fitur ini memungkinkan pengguna menamai dan merencanakan Kantong untuk berbagai tujuan. Mulai dari dana darurat hingga kebutuhan harian dan rumah tangga, setiap Kantong memiliki fokus penggunaan yang jelas. Pendekatan ini membantu nasabah mengelola keuangan secara lebih terstruktur.

Kantong Arisan: Menggabungkan Keuangan dan Sosial

Salah satu jenis Kantong Bersama yang populer adalah Kantong Arisan. Sistem ini memungkinkan iuran terjadwal dengan mekanisme kocok otomatis, di mana dana hanya ditarik oleh pemenang sesuai giliran. Fitur ini dirancang untuk mendukung arisan digital secara aman dan teratur.

Pengguna Kantong Arisan berasal dari komunitas yang beragam. Mulai dari lingkup keluarga hingga komunitas besar seperti alumni dan pekerja, fitur ini menyatukan anggota dengan tujuan keuangan bersama. Selain fungsi finansial, Kantong Arisan juga memperkuat ikatan sosial antar anggota komunitas.

Peningkatan nominal pada Kantong Arisan menunjukkan pertumbuhan signifikan. Nilainya tumbuh 69% dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan kepercayaan nasabah terhadap fitur ini. Tren ini menunjukkan bahwa digital banking dapat memenuhi kebutuhan finansial sekaligus sosial.

Pemanfaatan Fitur Kantong untuk Kebutuhan Harian

Selain arisan, banyak pengguna memanfaatkan Kantong Bersama untuk kebutuhan harian. Dana dapat dialokasikan untuk belanja, tagihan, atau pengeluaran rumah tangga. Strategi ini membuat pengelolaan keuangan lebih efisien dan terkontrol.

Generasi muda cenderung menggunakan fitur ini dengan perencanaan matang. Penamaan Kantong yang spesifik memudahkan mereka mengawasi pengeluaran. Pola ini mencerminkan kesadaran finansial yang semakin tinggi di kalangan Gen Z dan milenial.

Kantong Bersama juga memungkinkan fleksibilitas penggunaan dana secara kolektif. Nasabah bisa mengatur kontribusi dan penarikan sesuai kesepakatan bersama. Fitur ini membantu meminimalkan risiko konflik finansial antar anggota.

Pertumbuhan Jumlah Kantong dan Aktivitas Pengguna

Sepanjang 2025, hampir 40 juta Kantong dibuat oleh nasabah Bank Jago. Rata-rata, setiap tahun tercipta sekitar 9,5 juta Kantong baru. Data ini menunjukkan tren adopsi aplikasi digital banking yang terus meningkat.

Peningkatan jumlah Kantong didorong oleh kemudahan penggunaan fitur dan relevansi bagi generasi muda. Gen Z dan milenial tetap menjadi kelompok dominan pengguna Kantong Bersama. Tren ini menegaskan bahwa layanan finansial digital memiliki pasar yang kuat di kalangan pengguna muda.

Selain jumlah, kualitas penggunaan Kantong juga meningkat. Penataan dana yang lebih rapi dan tujuan Kantong yang jelas mencerminkan kematangan perilaku finansial pengguna. Hal ini menjadi indikator penting bagi pengembangan fitur digital banking selanjutnya.

Kesiapan Bank Jago Hadapi Tren Finansial Digital

Bank Jago menyesuaikan strategi pengembangan fitur berdasarkan tren penggunaan. Fokus utama adalah memaksimalkan manfaat Kantong Bersama untuk segmen Gen Z dan milenial. Pendekatan ini memperkuat posisi Bank Jago dalam kompetisi layanan finansial digital.

Fitur digital banking seperti Kantong Bersama menjadi alat edukasi finansial. Pengguna belajar mengelola dana secara kolektif, terstruktur, dan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, Bank Jago tidak hanya menawarkan layanan, tetapi juga meningkatkan literasi finansial generasi muda.

Bank Jago pun terus mengamati pola penggunaan dan inovasi produk digital. Rencana pengembangan selanjutnya akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan perilaku nasabah. Strategi ini diharapkan mempertahankan pertumbuhan, loyalitas pengguna, dan relevansi di era digital.

Terkini