Prabowo Dorong Pengelolaan Minerba Secara Optimal untuk Tingkatkan Pendapatan Negara

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:30:07 WIB
Prabowo Dorong Pengelolaan Minerba Secara Optimal untuk Tingkatkan Pendapatan Negara

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para menteri di Istana Merdeka, Jakarta. 

Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya pengelolaan sektor mineral dan batu bara (minerba). Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan negara melalui pengelolaan sumber daya alam yang lebih optimal.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden menginginkan pengelolaan SDA yang berorientasi pada kepentingan nasional.

Hal ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk memaksimalkan penerimaan negara. Presiden meminta agar setiap kebijakan yang dibuat dapat memberikan manfaat ekonomi secara nyata.

Bahlil menambahkan bahwa pendekatan yang diinginkan Presiden harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan negara dan dunia usaha. "Bagaimana kita bisa memediasi agar pengelolaan sumber daya alam itu betul-betul berorientasi pada penghasilan negara yang lebih baik, tapi juga harus bijak dengan pengusaha," ujarnya. Hal ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keberlanjutan usaha nasional.

Fokus pada Pengelolaan Sumber Daya Alam

Presiden menekankan bahwa pengelolaan SDA harus memperhatikan keberlanjutan dunia usaha. Pengelolaan yang tepat diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi negara. Hal ini menjadi dasar perumusan kebijakan oleh Kementerian ESDM.

Menurut Presiden, setiap langkah dalam pengelolaan SDA harus mengutamakan kepentingan nasional. Pendekatan ini juga sejalan dengan tujuan meningkatkan pendapatan negara. Dengan demikian, kebijakan yang dibuat tidak hanya menguntungkan pemerintah, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor minerba.

Bahlil menjelaskan bahwa strategi pengelolaan SDA harus melibatkan koordinasi intensif antar pemangku kepentingan. Presiden meminta agar setiap kebijakan memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan keberlanjutan. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.

Kebijakan Nasional untuk Minerba

Presiden Prabowo meminta Kementerian ESDM merumuskan kebijakan yang tepat. Kebijakan ini harus dapat meningkatkan pendapatan negara secara signifikan. Selain itu, kebijakan tersebut harus mempertimbangkan kepentingan dunia usaha secara adil.

Pendekatan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara pengelolaan SDA dan keberlanjutan usaha. Presiden menekankan bahwa strategi pengelolaan harus konkret dan aplikatif. Hal ini untuk memastikan penerimaan negara tidak hanya meningkat, tetapi juga berkelanjutan.

Bahlil menyebutkan bahwa pemerintah sedang melakukan kajian mendalam. Kajian ini bertujuan untuk menemukan formulasi kebijakan yang paling efektif. Setiap langkah dirancang agar sesuai dengan kepentingan nasional dan aspirasi masyarakat.

Prinsip Sesuai UUD 1945

Prabowo menekankan pengelolaan SDA sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Prinsip ini mengatur bahwa pengelolaan sumber daya harus berorientasi pada kemakmuran rakyat. Dengan demikian, setiap kebijakan tidak hanya menguntungkan negara, tetapi juga masyarakat luas.

Presiden ingin pengelolaan SDA menjadi contoh pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kepentingan negara, dunia usaha, dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini menunjukkan arah pembangunan nasional yang inklusif dan adil.

Bahlil menambahkan bahwa implementasi prinsip ini memerlukan koordinasi lintas kementerian. Strategi pengelolaan SDA dirancang agar seluruh pihak mendapatkan manfaat. Presiden percaya pendekatan ini akan menghasilkan dampak positif jangka panjang.

Dampak dan Harapan

Optimalisasi pengelolaan minerba diharapkan meningkatkan pendapatan negara. Hal ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara menyeluruh. Presiden menekankan perlunya strategi yang berkelanjutan dan berorientasi pada rakyat.

Kebijakan yang dirumuskan akan menjadi dasar pengelolaan SDA di masa mendatang. Dengan koordinasi yang baik, pemerintah yakin penerimaan negara akan meningkat. Selain itu, dunia usaha tetap mendapatkan kepastian dan dukungan dalam berinvestasi.

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan evaluasi kebijakan. Evaluasi ini untuk memastikan pengelolaan SDA berjalan seimbang dan efektif. Presiden optimistis langkah ini akan memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat.

Terkini