Daftar Harga Emas Perhiasan Naik, Peluang Investasi Cemerlang Hari Ini

Senin, 26 Januari 2026 | 14:26:36 WIB
Daftar Harga Emas Perhiasan Naik, Peluang Investasi Cemerlang Hari Ini

JAKARTA - Harga emas perhiasan mengalami lonjakan signifikan hari ini. Emas 24 karat tercatat mencapai Rp2.580.000 per gram di beberapa toko ternama. 

Sementara itu, emas dengan kadar lebih rendah seperti 5 karat dijual Rp462.000 per gram, menunjukkan tren kenaikan yang stabil.

Pasar emas menunjukkan permintaan yang terus meningkat dari konsumen dan investor. Lonjakan harga ini menarik perhatian mereka yang ingin menyimpan nilai kekayaan. Investor juga memanfaatkan momentum ini untuk menambah portofolio logam mulia.

Pergerakan harga emas tidak hanya mencerminkan nilai intrinsik logam mulia, tetapi juga kondisi ekonomi global. Faktor geopolitik dan fluktuasi mata uang turut memengaruhi harga per gram. Kenaikan hari ini menandakan emas tetap menjadi instrumen aman bagi masyarakat.

Perbandingan Harga di Beberapa Toko Emas

Harga emas perhiasan bervariasi antara toko, tetapi tren kenaikannya sejalan. Di Rajaemas, emas 24 karat dijual Rp2.580.000 per gram, sedangkan di Lakuemas dibanderol Rp2.303.000 per gram. Perbedaan harga ini biasa terjadi karena biaya operasional dan margin masing-masing toko.

Emas dengan kadar 18 karat di Rajaemas dijual Rp1.660.000 per gram, sementara di Lakuemas mencapai Rp1.638.000. Kadar karat yang lebih rendah seperti 14 karat dipatok sekitar Rp1.291.000 hingga Rp1.270.000 per gram di masing-masing toko. Variasi ini memberi konsumen opsi membeli sesuai anggaran dan kebutuhan investasi.

Perbedaan harga juga dapat dimanfaatkan untuk strategi beli dan jual. Investor bisa memilih membeli di tempat dengan harga lebih rendah dan menjual ketika harga pasar menguat. Hal ini menjadikan emas perhiasan bukan sekadar aksesori, tetapi juga instrumen investasi jangka pendek maupun panjang.

Harga Buyback dan Nilai Investasi Emas

Harga buyback emas perhiasan menunjukkan tren yang menguntungkan pemilik emas. Di Rajaemas, buyback emas 24 karat mencapai Rp2.580.000 per gram, lebih tinggi dari harga beli di beberapa toko. Sistem buyback memberikan keamanan bagi konsumen yang ingin mencairkan emas menjadi uang tunai.

Lakuemas menetapkan harga buyback sedikit lebih rendah dibandingkan harga jual. Namun, selisihnya tetap menarik bagi masyarakat yang ingin berinvestasi. Dengan demikian, membeli emas perhiasan tetap menguntungkan karena nilai jual kembali relatif stabil.

Buyback menjadi indikator likuiditas pasar emas. Konsumen merasa aman karena ada kepastian harga saat ingin menjual emas kembali. Hal ini juga mendorong minat masyarakat untuk mulai berinvestasi emas, bahkan dengan nominal kecil sekalipun.

Harga Berdasarkan Kadar Karat dan Strategi Pembelian

Harga emas per gram meningkat seiring kadar karat yang lebih tinggi. Kadar 24 karat menjadi patokan utama bagi investor yang mengutamakan kemurnian emas. Sedangkan emas 10 hingga 18 karat lebih cocok bagi konsumen yang ingin mengombinasikan fungsi estetika dan investasi.

Emas berkarat tinggi lebih diminati investor karena nilai jual kembali tinggi dan stabilitas harga lebih kuat. Sementara itu, emas berkarat rendah tetap diminati masyarakat umum untuk dijadikan perhiasan harian. Konsumen dapat memilih strategi pembelian berdasarkan tujuan: investasi jangka panjang atau perhiasan.

Peningkatan harga emas per gram mendorong pembeli mempertimbangkan timing pembelian. Membeli saat harga naik dapat menjadi strategi untuk mengantisipasi kenaikan lebih lanjut. Investor disarankan memantau tren mingguan dan bulanan sebelum mengambil keputusan.

Prospek Investasi Emas di Tengah Tren Kenaikan

Lonjakan harga emas perhiasan hari ini mencerminkan peluang investasi yang menarik. Investor dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengamankan nilai asetnya. Kenaikan harga emas yang stabil juga mendorong minat masyarakat untuk menambah kepemilikan emas.

Selain nilai finansial, emas perhiasan memiliki nilai simbolik dan sosial. Banyak konsumen membeli emas untuk acara penting atau sebagai tabungan keluarga. Hal ini menjadikan emas tidak hanya instrumen investasi, tetapi juga aset budaya dan tradisi yang dihargai.

Dengan pergerakan harga saat ini, emas tetap menjadi alternatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Investor dan konsumen dapat memanfaatkan fluktuasi harga untuk strategi beli dan jual. Prospek jangka panjang tetap positif mengingat permintaan emas tidak menurun.

Terkini